Syarat dan Ketentuan PPDB SD

Proses PPDB Kota Palopo Tahun Ajaran 2021/2022 untuk tingkat SD dapat dilakukan melalui 3 jalur, yaitu :

  • Jalur Zonasi 
  • Jalur Afirmasi
  • Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua/Wali

Syarat & Ketentuan Pendaftaran Sekolah Dasar

  • Jalur Zonasi 

Pelaksanaan jalur Zonasi dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut :

  • Calon peserta didik memenuhi persyaratan sebagaimana diatur pada bagian persyaratan PPDB.
  • Calon Peserta didik berada dalam Zonasi yang ditetapkan yaitu domisili maksimal 3 (tiga) kilometer (km) diukur dengan aplikasi google maps
  • Kuota PPDB Jalur Zonasi adalah paling sedikit 80% dari total daya tampung. 
  • Calon peserta didik hanya dapat melakukan pendaftaran pada 1 (satu) sekolah
    1. Kelulusan calon peserta didik ditetapkan berdasarkan Urutan Usia tertinggi.
    2. Jika total nilai yang menjadi dasar seleksi bernilai sama pada batas maksimum daya tampung, maka akan ditetapkan peserta didik dengan jarak yang lebih dekat.
    3. Peserta yang dinyatakan tidak lulus, maka Dinas Pendidikan akan  menyalurkan ke sekolah terdekat dari tempat domisili jika kuota belum terpenuhi.

 

  • Jalur Afirmasi

Pelaksanaan Jalur Afirmasi dilaksanan untuk calon peserta didik yang berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu dibuktikan dengan bukti keikutsertaan Peserta Didik dalam program penanganan keluarga tidak mampu dari Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah dan surat pernyataan dari orang tua/wali Peserta didik yang menyatakan bersedia diproses secara hukum jika terbukti memalsukan bukti keikutsertaan dalam Program Penanganan Keluarga tidak mampu. PPDB  Jalur Afirmasi dilaksakan dengan mekanisme Dalam Jaringan (Daring) dengan ketentuan sebagai berikut :

  1. Calon peserta didik memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud pada bagian persyaratan PPDB.
  2. Calon peserta didik berada dalam dan luar Zonasi.
  3. Orang tua/wali calon peserta didik wajib membuat surat keterangan yang menyatakan bersedia diproses secara hukum, apabila terbukti memalsukan bukti keikutsertaan dalam program penanganan keluarga tidak mampu.
  4. Calon Peserta didik yang Orang tua/walinya terbukti memalsukan bukti keikutsertaan dalam program penanganan keluarga tidak mampu dari Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah sebagaimana dimaksud pada huruf c, akan dikenai sanksi pengeluaran dari Sekolah.
  5. Sanksi pengeluaran dari Sekolah sebagaimana dimaksud pada huruf d diberikan berdasarkan hasil evaluasi Sekolah bersama dengan komite Sekolah.
  6. Dalam hal terdapat dugaan pemalsuan bukti keikutsertaan dalam program penanganan keluarga tidak mampu, Sekolah wajib melakukan verifikasi data dan lapangan serta menindaklanjuti hasil verifikasi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.
  7. Kuota PPDB Jalur Afirmasi adalah paling banyak 15% dari total daya tampung.
  8. Dalam hal kuota PPDB Jalur Afirmasi tidak terpenuhi, maka kekurangan kuota akan ditambahkan pada PPDB Jalur Zonasi.
  9. Calon peserta didik hanya dapat melakukan pendaftaran pada 1 (satu) sekolah.
  10. Kelulusan calon peserta didik ditetapkan berdasarkan Urutan Usia tertinggi. 
  11. Jika total nilai yang menjadi dasar seleksi bernilai sama pada batas maksimum daya tampung, maka akan ditetapkan peserta didik dengan jarak yang lebih dekat.

 

  • Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua/Wali

Penerimaan Peserta Didik Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua/Wali adalah jalur penerimaan yang ditujukan bagi calon peserta didik yang mengikuti orang tua/wali karena perpindahan tugas yang dibuktikan dengan surat penugasan dari instansi, lembaga, kantor, atau perusahaan yang mempekerjakan dan untuk calon peserta didik yang orang tua/wali yang bekerja swasta tidak terlembaga dibuktikan dengan surat keterangan domisili dari lurah setempat. Adapun ketentuan sebagai berikut :

  1. Calon peserta didik memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud pada bagian persyaratan PPDB.
  2. Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua/Wali hanya dilaksanakan pada SD Negeri dengan kuota paling banyak 5% dari daya tampung dan dengan mekanisme dalam jaringan (daring).
  3. Calon peserta didik hanya dapat melakukan pendaftaran 1 (satu) sekolah.
  4. Kelulusan calon peserta didik ditetapkan berdasarkan Urutan Usia tertinggi. 
  5. Jika total nilai yang menjadi dasar seleksi bernilai sama pada batas maksimum daya tampung, maka akan ditetapkan peserta didik yang terlebih dahulu mendaftar.